Artikel Psikologi

Lakukan Detoks Untuk Emosi Negatif, Agar Pikiran Tenang Dan Perasaan Lapang

Lakukan Detoks Untuk Emosi Negatif, Agar Pikiran Tenang Dan Perasaan Lapang

Bawaan marah, emosian dan kadang selalu berburuk sangka, kerap menghinggapi manusia. Apalagi dalam zaman politik seperti saat ini. Buka media sosial pagi-pagi, sudah langsung emosi, karena status dan komentar-komentar orang tak sesuai yang kita inginkan, karena calon mereka tak sealur dengan yang kita harapkan.

Apakah hal ini sehat? Jawabannya tentu saja tidak. Bukan hanya membuat jiwa dan hati sakit, tetapi juga mempengaruhi kesehatan. Misalnya, tensi naik, kepala sakit, mata berkunang-kunang. Jika dibiarkan bisa-bisa stroke. Belum lagi dalam karir dan pekerjaan, hal ini membuat uring-uringan yang ujung-ujungnya menunda kesuksesan.

 

Apakah hal ini bisa disembuhkan? Jawabnya bisa. Dengan cara apa? Dengan cara detoks emosi. Jika biasanya kita lebih mengenal detoks untuk kecantikan, khususnya wanita, ternyata emsoi juga bisa didetoks, agar aura positifnya keluar, yang akan membuat kita kembali tersenyum dan bersemangat, karena emosi negatif kita sudah pergi. 

 

Salah seorang konsultan dan motivator dari Prancis, Veronique Ficheux, menyatakan bahwa pikiran yang ruwet dan emosi negatif justru akan memperlambat seseorang untuk mencapai kesuksesan. Menurutnya, detoks membuat pikiran menjadi lebih jernih sehingga memberikan perspektif baru dalam mengungkap solusi dari permasalahan. 

 

Apakah kita bisa melakukan detoks emosi negatif ini di rumah? Ternyata bisa, karena caranya tidak terlalu sulit. Salah satunya dengan mengatur cara bernafas. Ini adalah salah satu cara detoks alami yang paling mudah, karena sebagian besar orang sebenarnya belum bernapas dengan benar. 

 

Cobalah bernafas dengan teknik pernapasan yang disebut kapalbhati: yakni 'kesadaran dalam bernafas'. Teknik ini menggunakan cara menarik napas penuh dengan diafragma atau mengambil nafas dalam-dalam, lalu melepaskannya pelan-pelan. Cara ini menyebabkan oksigen lebih banyak terhirup dan jaringan tubuh secara efektif akan melakukan detoksifikasi, pikiran dan sistem saraf tenang.

 

Kemudian meminum air putih sesuai yang dianjurkan, yakni paling tidak 2.2 L air atau sekitar 8 gelas per hari. Air putih berfungsi membuang racun dalam tubuh, membantu meringankan stres pada organ ginjal dan hati serta menetralkan racun. Sebaiknya minum banyak air saat pertama kali bangun pagi sebagai proses detoks dari racun yang telah mengumpul selama semalam, karena saat kita berisitirahat liver dan ginjal bekerja membuang racun. 

 

Mandi yang baik dan benar dengan menyikat tubuh, juga merupakan salah satu cara untuk detoks emosi. Seharian kita berada di luar ruangan, kena sinar matahari dan polusi udara kotor, membuat kulit rentan terkena dampak radikal bebas. Karena itu mandi dengan cara menyikat kulit dengan sikat yang lembut adalah cara paling ekonomis untuk detoksifikasi emosi. 

Dengan mandi cara ini, sel-sel kulit mati akan terangkat, sistem limfatik dan kekebalan tubuh dirangsang sedangkan selulit yang menyimpan racun akan berkurang. Coba mulai menyikat pada bagian kulit yang terpapar secara langsung dengan matahari dan polusi udara, misalnya kaki, tangan, lengan, lalu menuju ke arah jantung yakni daerah punggung, dada dan perut. Usai mandi, minumlah segelas air dan ambil napas dalam-dalam, rasakan betapa lapangnya terasa dada dan pikiran, itu tanda detoks emosi telah berjalan.

 

Sumber Artikel > Bertuahpos.com

Baca Juga

Manajemen Stres Dan Teknik Coping - Pengertian Dan Respons

Manajemen Stres Dan Teknik Coping - Pengertian Dan Respons

Cara terbaik untuk mengelola stres adalah mempelajari strategi coping yang sehat. Anda dapat mulai berlatih tips ini dengan segera. Coba satu atau dua strategi coping sampai Anda menemukan beberapa st...

Baca selengkapnya
Psikoterapi - Pendekatan Psikodinamik Dan Interpersonal

Psikoterapi - Pendekatan Psikodinamik Dan Interpersonal

Sementara terapi dapat dilakukan dalam bentuk yang berbeda – seperti keluarga, kelompok, dan individu – ada juga beberapa pendekatan yang berbeda yang dapat diambil profesional kesehatan m...

Baca selengkapnya